Manfaat Teh Hijau Bagi Penderita Diabetes

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 16 Dec 2019 08:00 Wib | Dibaca : 2306 | Kategori : Artikel


Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelainan metabolik yang bersifat kronik dimana terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah sebagai akibat kurangnya jumlah insulin, kerja insulin maupun keduanya. Menurut Diabetes Atlas 2000 (International Diabetes Federation) 4,6% atau 5,6 juta jiwa penduduk Indonesia menderita DM dan diperkirakan pada tahun 2020 nanti akan ada 8,2 juta penderita DM (Pranoto, 2003). Menurut perkiraan WHO, pada tahun 2030 Indonesia akan menempati peringkat nomor 4 di dunia di bawah India, China dan Amerika serikat, dengan jumlah pengidap DM sebanyak 21,3 juta jiwa (Wild et al., 2004). Jumlah penderita diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun mengikuti gaya hidup dan tingkat obesitas yang semakin tinggi. Obat antidiabetes digunakan seumur hidup, akibatnya biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan menjadi sangat besar. Biaya ini akan semakin tinggi bila disertai komplikasi dengan penyakit lain.

Demi mencegah berbagai hal buruk tersebut, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rutin mengonsumsi teh, khususnya teh hijau yang bisa membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus membuat sensitivitas insulin meningkat. Seseorang yang minum enam cangkir teh hijau dalam sehari memiliki 33 persen lebih kecil kemungkinannya terkena diabetes tipe 2 dibandingkan seseorang yang minum kurang dari secangkir teh hijau dalam seminggu, penelitian ini dilakukan di Jepang (Bowers, 2016).

Dikutip dari Bowers (2016) bahwa di dalam teh, khususnya teh hijau terdapat kandungan biokimia yang bisa mempengaruhi kinerja sel-sel tubuh dengan signifikan. Tak hanya akan membuat tubuh menjadi lebih bertenaga, hal ini akan membuat kadar gula darah di dalam tubuh bisa dikendalikan dengan lebih baik”.

Teh juga mangandung suatu zat yang disebut polifenol. Polifenol ini mampu membantu mengurangi stres oksidatif, yaitu keadaan di mana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Jika stres oksidatif cukup tinggi, maka hal ini akan menyebabkan dampak berupa kerusakan pada sel-sel atau bahkan organ tubuh.

Teh juga mengurangi risiko penyakit jantung yang meningkat pada pasien diabetes. Polifenol yang banyak terkandung dalam teh hijau ini dapat membantu mengatur glukosa dalam tubuh, dan membantu mengendalikan diabetes. Tidak hanya mengonsumsi teh hijau, pakar kesehatan menyebut konsumsi teh jenis lainnya seperti teh hitam sebenarnya bisa memberikan manfaat kesehatan, namun khusus untuk teh hijau, kandungan polifenolnya jauh lebih tinggi sehingga bisa memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar.

 

Bagaimana Konsumsi Teh Hijau yang Benar?

Khasiat teh hijau dalam memerangi diabetes hanya bisa diperoleh jika Anda mengonsumsinya dengan cara yang benar. Ini dimulai dari pemilihan teh yang tepat. Saat mengonsumsinya, hindari mencampur teh hijau dengan susu atau gula. Menambahkan susu mungkin akan menambah rasa. Akan tetapi, ini hanya akan mengurangi khasiat dari teh hijau itu sendiri. Begitu juga dengan penggunaan gula. Jika memang ingin menggunakan gula, pilihlah gula yang rendah kalori. Meski demikian, mengonsumsinya tanpa mencampurkan apapun jauh lebih baik.

Semua manfaat teh tersebut bisa Anda peroleh dengan mengonsumsinya secara rutin. Anda tidak harus mengonsumsinya seperti dalam penelitian di atas. Mengonsumsi teh hijau setiap pagi dan sore sebenarnya juga sudah baik.

 

Disusun Oleh :

1.         Zahra Azizah A.S.P. (Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Pasundan)

2.         Hilman Maulana, S.T (Peneliti Pengolahan Hasil dan Enjiniring, PPTK)

 

Referensi :

Agung Pranoto, 2003. Konsensus Pengelolaan Diabetes di Indonesia 2002. Dalam : Naskah Lengkap Symposium Practical Approach in the Management of Diabetic   Complication. Surabaya. pp: 25-26.

Bowers, E. 2016. Why Drinking Tea May Help Prevent and Manage Type 2 Diabetes.   

www.everydayhealth.com

Hendromartono, T.H. Pranawa (Eds.). Symposium Practical Approach in the Management of Diabetic Complications, hal 1- 3, 28–30.

Holidah, D. dan Fransiska, 2014. Uji aktivitas antidiabetes ekstrak teh hitam, teh oolong, dan teh hijau secara in vivo.

http://repository.unej.ac.id

International Diabetes Federation. (2015). IDF Diabetes Atlas Seventh Edition 2015. Dunia : IDF

Wild S, Roglic G & Green A, et al. 2004. Global Prevalence of Diabetes. Diabetes Care 27:1047-1053.


Post Terkait

  • Pengaruh Teh Hitam dan Teh Hijau Terhadap Penyerapan Zat Besi oleh Tubuh

    Tanggal : 10 Sep 2020 08:51:25 Wib

    Salah satu permasalahan yang dihadapi Indonesia adalah anemia defisiensi gizi. Defisiensi besi ini dapat disebabkan oleh asupan dan serapan yang kurang, seperti kebiasaan mengkonsumsi zat yang dapat menghambat penyerapan zat gizi seperti minum teh pada saat makan. Hambatan penyerapan ini disebabkan oleh polifenol yang terkandung didalam teh, terutama tanin (Besral et al., 2007). Meskipun teh diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi teh juga diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi jika dikonsumsi pada waktu yang salah, seperti pada saat makan atau dalam satu jam setelah makan. Kebiasaan inilah yang menjadi penyebab terjadinya anemia defisiensi besi (Almatsier, 2009).


  • Smart Plantation : Teknologi Drone untuk Perkebunan Teh

    Tanggal : 03 Aug 2020 09:05:00 Wib

    Drone merupakan salah satu teknologi canggih berupa kendaraan udara. Bentuknya menyerupai pesawat terbang atau helikopter yang dapat dioperasikan tanpa dikendarai oleh awak atau pilot. Menurut Dadang (2019), drone merupakan teknologi dengan berbagai kelebihan, diantaranya (1) efisiensi dalam biaya operasi, (2) efisiensi dalam penggunaan air, (3) efisiensi dalam waktu, (4) efisiensi dalam tenaga kerjs, dan (5) rendahnya drift (dalam kondisi tertentu). Menurut Irawaty., et al (2017), drone sudah mulai dikembangkan untuk mendeteksi keadaan dan kesuburan tanah serta pendeteksian kesehatan tanaman. Sehingga drone juga dapat digunakan untuk menentukan kebutuhan pupuk tanaman.


  • Rainfall Simulator Sebagai Pendugaan Laju Erosi Pada Perkebunan Teh Dengan Cara Yang Sederhana

    Tanggal : 13 Jul 2020 14:13:02 Wib

    Degradasi lahan di Indonesia umumnya disebabkan oleh erosi air hujan. Erosi dapat menjadi masalah serius bagi perkebunan teh, hal ini disebabkan karena jika laju erosi pada lahan perkebunan teh besar dapat menyebabkan hilangnya partikel-partikel tanah pada top soil dan menyebabkan terjadinya kehilangan unsur hara pada lapisan atas tanah yang disebabkan oleh pencucian yang berasal dari terjadinya erosi.


  • Masker Gel Peel-Off Ektrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis)

    Tanggal : 29 Jun 2020 11:13:04 Wib

    Teh (Camelia sinensis) merupakan bahan minuman dibuat dari pucuk muda daun teh yang telah mengalami proses pengolahan tertentu seperti pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis dan pengeringan. Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara dan Selatan, namun sekarang telah dikembangkan di seluruh dunia, di daerah tropis maupun subtropis. Teh bermanfaat memberi rasa segar, dapat memulihkan kesehatan badan. Khasiat yang dimiliki oleh minuman teh tersebut berasal dari kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam daun teh. Kandungan senyawa kimia dalam daun teh dapat digolongkan menjadi 4 kelompok besar yaitu golongan fenol, golongan bukan fenol, golongan aromatis dan enzim.


  • Si ”Jambul” Sumber Kehidupan

    Tanggal : 15 Jun 2020 09:26:44 Wib

    Pada usia berapa anda mengetahui fakta bahwa tanaman teh dapat tumbuh menjadi pohon setinggi 15 meter, padahal yang kita lihat selama ini tanaman tersebut hanya tumbuh hingga setinggi pinggang orang dewasa? Jawabannya ada pada pemangkasan. Proses ini merupakan upaya untuk menghasilkan bidang petik yang rendah sehingga mempermudah dalam pemetikan serta dapat menghasilkan pucuk teh dalam jumlah banyak. BPPP (2005) mengemukakan bahwa pemangkasan merupakan tindakan membuang sebagian dari bagian tanaman untuk menumbuhkan dan merangsang pembungaan dan pembuahan ke arah yang dikehendaki.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.