Plantdroid Toreh Prestasi se-Asia Pasifik

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 11 Sep 2019 00:00 Wib | Dibaca : 3671 | Kategori : Berita


Kabar gembira datang dari hasil kerjasama antara Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) dengan Telkom University (Tel-U). Project Plantdroid (Estimating Tea Plant Population Using Color Image Thresholding Algorithms Based on Android Platform) mendapat Juara kedua kategori Innovation Challenge terbaik se-Asia Pasifik dalam YESIST12 (Youth Endeavours for Social  Innovation using Sustainable Technology) yang berlangsung pada tanggal 7-8 September 2019 di Stamford International University, Hua-Hin, Thailand. Kompetisi tersebut diikuti oleh 21 Negara se-Asia Pasifik dan kontingen Indonesia diwakili oleh Tim Telkom University (Shinta Aghnia Adeline, Firman Ade Prasetyo, dan Harits Hammam Al Asyhar) dengan bimbingan dosen Tel-U Suryo Adhi Wibowo, Ph.D dan tentu saja staf peneliti PPTK di lapangan.

Doc : Tel-U, 2019

Plantdroid sendiri merupakan pengembangan teknologi berbasis Android untuk menuju ke arah Smart and Precision Farming. Plantdroid dirancang untuk melakukan estimasi perhitungan jumlah populasi di dalam suatu areal tanaman teh. Hal ini dimaksudkan agar pekebun lebih akurat dalam menentukan jumlah populasi per hektar sehingga lebih akurat dalam menentukan estimasi potensi produksi. Selain itu, data populasi juga diperlukan untuk pengambilan keputusan pemadatan tanaman (compacting) atau replanting. Proyek ini merupakan hasil kerjasama antara PPTK dengan Tel-U yang sudah dimulai sejak 2018 yang lalu. Diharapkan capaian prestasi ini dapat menjadi pijakan untuk dapat menyempurnakan pengembangan teknologi ini dan dapat bermanfaat bagi seluruh pelaku usaha perkebunan teh di Indonesia.

Doc : Tel-U, 2019

 

Kontributor : Erdiansyah Rezamela


Post Terkait

  • Pisah Sambut Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina

    Tanggal : 06 Oct 2020 09:36:00 Wib

    Senin, 5 Oktober 2020, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menyelenggarakan serah terima jabatan dan prosesi pisah sambut Kepala Pusat PPTK dari Dr. Dadan Rohdiana kepada Dr. Erwinsyah.


  • Kunjungan Kerja Panitia Khusus (PANSUS) VIII Provinsi Jawa Barat Ke KP. PAsir Sarongge, Pusat Penelitian Teh dan Kina

    Tanggal : 22 Jun 2020 09:41:03 Wib

    Panitia Khusus (pansus) VIII DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) di Kampung Pasir Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur pada Senin (15/06/2020).


  • MERAIH BERKAH DI TENGAH WABAH

    Tanggal : 21 May 2020 04:06:46 Wib

    Dibulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M, yaitu pada tanggal 19 Mei 2020 / 26 Ramadhan 1441H PPTK melaksanakan kegiatan santunan kepada Lansia Purnakaryawan PPTK dan fakir miskin di lingkup wilayah PPTK Gambung. Santunan ini bersumber dari penggalangan dana yang dilakukan Keluarga Islam (KI) dan Persatuan Isteri Karyawan dan Karyawati (PERISKA) PPTK Gambung kepada pihak-pihak baik itu diinternal PPTK (Direksi dan Karyawan) maupun donatur dari pihak luar PPTK. Untuk saat ini kegiatan yang rutin dilaksanakan rutin setiap tahunnya tersebut bertemakan “Meraih Berkah Di Tengah Wabah” bertujuan untuk saling membantu sesama khususnya bagi warga yang kurang mampu dan purnakaryawan yang sudah berusia lan


  • PPTK MENGAJAK INDUSTRI TEH MELAKUKAN CHARITEA

    Tanggal : 20 Apr 2020 10:00:00 Wib

    Bandung, Senin 20 April 2020 Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung melakukan Charity kepada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sebagai Rumah Sakit rujukan penanganan pasien COVID 19. Charity ini dinamakan ChariTea karena bantuan ini mengusung produk teh. ChariTea ini dilakukan dengan mengirim teh jenis Teh Hitam yang diperuntukkan bagi tenaga medis sebagai garda terdepan. Teh hitam dipilih karena teh hitam merupakan teh yang diolah dari proses oksidasi enzimatis sehingga memiliki senyawa flavanoid dalam bentuk teaflavin yang berpotensi sebagai anti virus.


  • Pembahasan Kebijakan Pengembangan Teh Indonesia Bersama Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian

    Tanggal : 09 Mar 2020 08:30:00 Wib

    Pada Jumat, 6 Maret 2020 telah dilakukan pembahasan Kebijakan mengenai pengembangan Teh Nasional bersama Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) yang berlokasi di Pusat Penelitian Teh dan Kina. Pembahasan ini dilatar belakangi oleh fakta yang menunjukkan bahwa produksi teh Indonesia dalam beberapa tahun mengalami penurunan dengan permasalahan yang terjadi baik di on farm, off farm, lingkungan usaha dan pemasaran.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.