GPP Jabar Menggelar Pertemuan Terkait Kesepakatan Bersama Upah Kinerja Perusahaan Perkebunan

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 31 Jan 2019 09:36 Wib | Dibaca : 532 | Kategori : Berita


Pada hari Senin (29/01/2019), Gabungan Pengusaha Perkebunan (GPP) Jawa Barat – Banten mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti surat tanggal 28 Nopember 2018, Nomor : 96/GPP/XI/2018  tentang “Kesepakatan Bipartit Upah Minimum Perusahaan-Perusahaan Perkebunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019”. GPP Jabar – Banten mengundang perwakilan Manajemen Perusahaan dan Para Pekerja yang terikat dalam Serikat Pekerja (SP)/Perwakilan Karyawan perusahaan perkebunan.

Berdasarkan Permenker RI No. 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum, bahwa Sektor Perkebunan Provinsi Jawa Barat tidak termasuk Sektor Unggulan. Oleh karena itu, Gubernur tidak dapat menetapkan Upah Minimum Sektor Perkebunan (UMSP). Hal tersebut menyebabkan kondisi yang tidak kondusif di lingkungan kerja perkebunan. Dampak selanjutnya adalah kecemburuan sosial karena perbedaan upah dalam satu wilayah kebun dan dapat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.

Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) turut hadir dalam pertemuan tersebut yang diwakili oleh Caretaker Direktur, Dr. Luqman Erningpraja, Ketua SP-Bun PPTK dan staf SDM. Dari hasil pertemuan ini telah disepakati bahwa upah minimum yang akan diusulkan ke Gubernur Jawa Barat adalah sebesar Rp. 1.716.000,- (satu juta Tujuh ratus Enam Belas Ribu Rupiah) per bulan, 7 (tujuh) jam kerja per hari. Usulan ini sangat mendesak untuk segera diajukan agar terciptanya lingkungan kerja di perkebunan yang kondusif dan produktif. 


Post Terkait

  • Kunjungan Industri Program Studi Ilmu Tanah UPN Veteran Yogyakarta

    Tanggal : 07 Aug 2019 11:00:00 Wib

    Pada tanggal 6 Agustus 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung menerima kunjungan dari Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Ilmu Tanah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta sebanyak 13 orang. Rombongan disambut langsung oleh Direktur PPTK, Dr. Dadan Rohdiana dan para peneliti terkait. Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Ilmu Tanah , Dr. Susilo Herlambang dan Dr. Partoyo selaku Dekan Fakultas Pertanian, menyampaikan bahwa PPTK sejak lama telah menjadi rujukan bagi universitas dalam melakukan riset.


  • White Pearl Tea di Bandung Tea Festival

    Tanggal : 04 Aug 2019 10:30:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) kembali meluncurkan produk unggulan baru yaitu White Pearl Tea. Kegiatan pameran Bandung Tea Festival (BTF) ke – 16 berlangsung selama dua hari pada tanggal 2 - 3 Agustus 2019 yang bertempat di Gedung Sate, Bandung. Melalui kegiatan tersebut PPTK menyuguhkan berbagai produk unggulan yang telah dihasilkan selama ini. White Pearl Tea hadir untuk menjawab keluhan konsumen dalam menyeduh teh putih (White Tea). Konsumen tidak perlu lagi menghitung atau mengira-ngira seberapa banyak peko teh putih yang diperlukan untuk penyeduhan. Kini, konsumen tinggal memasukkan satu butir White Pearl Tea kedalam cangkir ,kemudian siap diseduh.


  • Workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan

    Tanggal : 02 Aug 2019 11:00:00 Wib

    Pada Selasa, 30 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina melalui perwakilannya berkesempatan mengikuti workshop Statistik Hasil Pengolahan Perusahaan Perkebunan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat. Workshop dilaksanakan di Hotel Aston Pasteur. Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Ir. Dody Herlando, M.Econ dengan mengusung tema “Sinergi Antar Stakeholder adalah Energi Menuju Satu Data Perkebunan Indonesia”.


  • Kunjungan Duta Besar dan Ketua Dewan Teh Bangladesh ke PPTK

    Tanggal : 27 Jul 2019 10:30:00 Wib

    Pada tanggal 25 Juli 2019, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung mendapatkan kunjungan kehormatan dari Duta Besar dan Ketua Dewan teh Bangladesh. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai perkembangan industri teh di Indonesia dan hasil-hasil riset terbaru baik di Indonesia maupun Bangladesh.


  • Kunjungan Prof. Byunggun Park dari Jeju Tea School

    Tanggal : 19 Jul 2019 00:00:00 Wib

    Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) mendapatkan kehormatan menerima kunjungan Prof. Byunggun Park pada tanggal 18 Juli 2019. Pertemuan tersebut dibuka oleh Ketua Kelompok Peneliti PPTK, Ir. Sobar Darana, M.Sc dan dihadiri oleh para peneliti PPTK. Dalam persentasinya, Prof. Byunggun menyampaikan perkembangan industri teh di Korea Selatan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh industri teh di Korea Selatan adalah harganya yang mahal dan kompetisi dengan produk impor dari luar Korea Selatan.


Tinggalkan Komentar :


Ketik ulang karakter dari gambar:
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

No Comments Results.