KATA SAMBUTAN DIREKTUR PUSAT PENELITIAN TEH DAN KINA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Selamat datang di website Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung. Sebagai lembaga yang memiliki mandat melaksanakan kegiatan penelitian komoditi teh dan kina, PPTK yang berdiri sejak 10 Januari 1973 dituntut untuk lebih produktif dalam menghasilkan riset yang inovatif…

Selengkapnya

BERITA TERKINI

MERAIH BERKAH DI TENGAH WABAH

21 May 2020 04:06 Wib

Dibulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M, yaitu pada tanggal 19 Mei 2020 / 26 Ramadhan 1441H PPTK melaksanakan kegiatan santunan…

Sehat dengan Minum Teh di…

28 Apr 2020 14:43 Wib

Bandung - TemanBaik, terutama bagi kamu yang beragama Islam, lancar puasanya hari ini? Semoga lancar hingga berbuka nanti ya dan…

PPTK MENGAJAK INDUSTRI TEH…

20 Apr 2020 10:00 Wib

Bandung, Senin 20 April 2020 Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung melakukan Charity kepada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung…

ARTIKEL

MANFAAT MINUM TEH SAAT BERBUKA PUASA DAN SAHUR

Tanggal Update : 29 Apr 2020 10:00 Wib

Salah satu ketakutan kebanyakan orang untuk mengkonsumsi teh saat berbuka puasa maupun sahur adalah teh bersifat diuretik. Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Dadan Rohdiana mengatakan teh mengandung senyawa alkaloid berupa kafein yang mempunyai efek diuretik, meningkatkan volume urin sehingga sering keluar masuk toilet. “Namun jangan khawatir, kafein yang ada dalam seduhan teh tidak sendirian. Kafein di dalam seduhan teh dibarengi juga dengan adanya flavonoid yang mempunyai segudang manfaat,” ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Aktivitas Senyawa Metabolit Sekunder Pada Kina (Cinchona sp.) dan Manfaatnya

Tanggal Update : 28 Feb 2020 14:00 Wib

Kina merupakan tanaman obat berupa pohon yang berasal dari Amerika Selatan di sepanjang pegunungan Andes yang meliputi wilayah Venezuela, Colombia, Equador, Peru sampai Bolivia. Bibit tanaman kina yang masuk ke Indonesia tahun 1854 berasal dari Bolivia. Tanaman kina (Cinchona sp.) telah dikenal manusia sejak zaman dahulu dan pertama kali ditemukan oleh bangsa Indian Peru sebagai obat demam, karena tanaman ini mengandung alkaloid quinoline pada kulit batangnya (Riyadi dan Tahardi, 2005). Spesies kina yang banyak di budidayakan di Indonesia yaitu C. succirubra (kina succi) , C. ledgriana (kina ledger) dan C. calisaya (kina kalisaya). Klon-klon unggul dari tanaman kina antara lain: Cib

Benarkah Chloroquine Efektif sebagai Antivirus COVID-19?

Tanggal Update : 14 Mar 2020 10:00 Wib

Kejadian virus Corona pertama kali dilaporkan di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada tangal 12 Desember 2019. Virus Corona 2019. Sebelumnya virus tersebut bernama SARS-Cov-2 lalu menjadi Novel corona virus (2019-nCoV), kemudian ditetapakan oleh WHO menjadi COVID-19, dalam jangka 4 bulan (sejak Desember 2019 hingga Maret 2020). Penyebaran virus Corona telah menjangkau berbagai negara di penjuru dunia. Penelitian yang dilakukan oleh Peng Zhou dkk. yang dipublikasikan pada jurnal Ilmiah Nature melaporkan bahwa COVID-19 memiliki kemiripan pada seluruh genom dengan Corona virus yang terdapat pada kelelawar dengan tingkat kemiripan 96%.